Berada di Tanah Suci menjadi pengalaman yang sangat berharga. Namun, suasana Makkah dan Madinah yang ramai juga dapat membuat jamaah kehilangan arah.
Hal ini terutama dapat terjadi ketika jamaah berada di sekitar Masjidil Haram atau Masjid Nabawi. Karena itu, setiap jamaah sebaiknya mengetahui apa yang harus dilakukan jika terpisah dari rombongan.
Jangan Langsung Panik
Hal pertama yang perlu dilakukan adalah tetap tenang. Kepanikan justru dapat membuat jamaah semakin sulit mengingat lokasi.
Cari tempat yang aman dan tidak menghalangi arus jamaah. Setelah itu, coba hubungi ketua rombongan atau pembimbing.
Simpan Nomor Pembimbing
Sebelum berangkat ke masjid, pastikan nomor pembimbing sudah tersimpan di telepon.
Jangan hanya mengandalkan ingatan. Simpan nomor tersebut dengan nama yang mudah ditemukan.
Jika memungkinkan, tulis juga nomor tersebut di kertas kecil. Cara sederhana ini berguna jika baterai ponsel habis atau terjadi masalah pada perangkat.
Ingat Nama dan Lokasi Hotel
Jamaah juga perlu menghafalkan nama hotel. Jangan hanya mengandalkan tulisan di kartu hotel.
Perhatikan pula kawasan sekitar hotel. Misalnya, ingat nama jalan, pintu masuk, atau bangunan yang mudah dikenali.
Informasi sederhana tersebut dapat membantu ketika jamaah perlu menjelaskan lokasi kepada orang lain.
Jangan Sembarangan Mengikuti Orang
Ketika tersesat, jamaah mungkin bertemu dengan orang yang menawarkan bantuan. Tetap berhati-hati.
Jika membutuhkan bantuan, prioritaskan petugas resmi atau hubungi pembimbing rombongan. Hindari mengikuti orang yang tidak dikenal ke tempat yang tidak diketahui.
Gunakan Identitas Rombongan
Kartu identitas jamaah sangat penting. Gunakan identitas tersebut sesuai arahan penyelenggara perjalanan.
Identitas dapat membantu petugas atau orang lain mengetahui asal rombongan jamaah.
Karena itu, jangan menyimpan kartu identitas sembarangan.
Pendampingan Membuat Jamaah Lebih Tenang
Situasi terpisah dari rombongan memang dapat membuat jamaah panik. Namun, persiapan yang baik dapat mengurangi risikonya.
PT Hajar Aswad Mubaroq mengingatkan jamaah untuk selalu memperhatikan titik kumpul dan mengikuti arahan pembimbing.
Dengan komunikasi yang baik, perjalanan ibadah dapat berlangsung lebih aman dan nyaman.
Semoga Allah SWT menjaga seluruh jamaah selama berada di Tanah Suci dan memudahkan setiap langkah mereka dalam beribadah.