Teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) semakin menjadi bagian dari pelayanan jamaah di Arab Saudi. Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi kini memperluas penggunaan AI dan analisis data untuk membantu perencanaan serta meningkatkan pengalaman jamaah haji dan umrah.
Informasi tersebut disampaikan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi pada 6 September 2026. Penggunaan teknologi mencakup analisis pola perjalanan jamaah, prediksi waktu kedatangan dan kepulangan, hingga pengelolaan pergerakan jamaah dan transportasi.
Nusuk AI Mendukung Lebih dari 180 Bahasa
Salah satu layanan yang dikembangkan adalah Nusuk AI. Layanan ini memberikan informasi dan panduan mengenai haji, umrah, serta ziarah dan mendukung lebih dari 180 bahasa.
Kementerian Haji dan Umrah menyebut Nusuk AI telah digunakan oleh lebih dari dua juta pengguna sejak diluncurkan. Bahkan, sekitar 393 ribu pengguna memanfaatkan layanan tersebut dalam satu bulan terakhir pada saat data itu diumumkan.
Dukungan banyak bahasa menjadi hal yang penting karena jamaah yang datang ke Arab Saudi berasal dari berbagai negara. Dengan bantuan teknologi, informasi perjalanan dapat diberikan dengan cara yang lebih mudah diakses oleh jamaah internasional.
Digital Mutawwif Membantu Jamaah Selama Beribadah
Selain Nusuk AI, Kementerian Haji dan Umrah juga menyediakan layanan Digital Mutawwif melalui aplikasi Nusuk.
Layanan berbasis AI tersebut menggunakan teknologi spasial untuk memahami lokasi dan pergerakan jamaah. Digital Mutawwif dapat membantu memberikan arahan rute, menunjukkan area yang sesuai, serta menghitung putaran thawaf dan sa’i secara otomatis.
Dalam satu bulan, layanan tersebut tercatat digunakan lebih dari dua juta kali oleh lebih dari 1,4 juta penerima manfaat. Perkembangan ini menunjukkan bahwa teknologi mulai digunakan bukan hanya untuk mencari informasi, tetapi juga untuk membantu jamaah selama menjalankan rangkaian ibadah.
AI Digunakan untuk Membantu Mengatur Pergerakan Jamaah
Penggunaan AI juga dilakukan pada sisi operasional. Kementerian Haji dan Umrah memanfaatkan analisis data untuk mempelajari pola kedatangan dan kepulangan jamaah serta memperkirakan periode yang lebih padat.
Teknologi tersebut juga digunakan untuk menganalisis pergerakan bus dan mengoptimalkan rute transportasi. Dengan informasi tersebut, pengelolaan perjalanan jamaah dapat dilakukan berdasarkan data dan pola yang tersedia.
Bagi jamaah, perkembangan ini mungkin tidak selalu terlihat secara langsung. Namun, sistem yang semakin terintegrasi dapat membantu berbagai proses perjalanan menjadi lebih terencana.
Teknologi Tetap Membutuhkan Pendampingan Manusia
Meskipun teknologi semakin berkembang, pendampingan manusia tetap menjadi bagian penting dalam perjalanan umrah. Tidak semua jamaah memiliki tingkat kemampuan digital yang sama.
Jamaah lanjut usia atau jamaah yang tidak terbiasa menggunakan aplikasi mungkin tetap membutuhkan bantuan dari keluarga, Tour Leader, maupun mutawwif. Karena itu, teknologi sebaiknya dipandang sebagai sarana pendukung, bukan pengganti pelayanan manusia.
Dalam praktiknya, perpaduan antara teknologi dan pendampingan langsung dapat membantu memenuhi kebutuhan jamaah yang beragam.
Perubahan Teknologi Mendorong Travel untuk Beradaptasi
Perkembangan layanan digital di Arab Saudi juga menjadi tantangan bagi penyelenggara perjalanan umrah. Travel perlu mengikuti perubahan sistem agar informasi yang diberikan kepada jamaah tetap relevan.
Selain kemampuan menggunakan sistem digital, travel juga perlu menjaga kualitas komunikasi dengan jamaah. Informasi mengenai jadwal, dokumen, hotel, transportasi, dan rangkaian ibadah tetap membutuhkan penjelasan yang mudah dipahami.
Pada akhirnya, teknologi hanya menjadi salah satu bagian dari perjalanan. Hal yang paling penting tetap bagaimana seluruh sistem tersebut digunakan untuk membantu jamaah menjalankan ibadah dengan lebih nyaman dan terarah.
Perkembangan AI dalam layanan haji dan umrah menunjukkan bahwa pengalaman jamaah di Tanah Suci terus mengalami perubahan. Bagi jamaah Indonesia, perkembangan ini menjadi tambahan kemudahan sekaligus pengingat bahwa persiapan perjalanan kini semakin terintegrasi dengan teknologi.
Semoga inovasi pelayanan di Arab Saudi semakin memberikan kemudahan bagi para tamu Allah dari seluruh dunia. Semoga setiap jamaah diberikan kesehatan, kelancaran, dan kesempatan menjalankan ibadah dengan tenang dan penuh keberkahan.
PT HAJAR ASWAD MUBAROQ
Semakin kuat dan berkualitas