MADINAH – Pemerintah Arab Saudi kembali mengingatkan para jamaah haji dan umrah untuk mematuhi sejumlah aturan terbaru yang berlaku di kawasan Masjid Nabawi, Madinah. Kebijakan ini diterapkan untuk menjaga ketertiban, kenyamanan, serta kekhusyukan ibadah para jamaah yang datang dari berbagai negara.
Informasi tersebut juga disampaikan oleh Kantor Urusan Haji KJRI Jeddah melalui media sosial resminya. Dalam imbauan tersebut, jamaah diminta untuk memperhatikan berbagai ketentuan selama berada di area Masjid Nabawi agar aktivitas ibadah dapat berlangsung dengan aman dan tertib.
Masjid Nabawi merupakan salah satu masjid paling suci dalam Islam setelah Masjidil Haram di Makkah. Setiap tahun, jutaan jamaah haji dan umrah berkunjung ke masjid yang menjadi tempat peristirahatan Rasulullah SAW tersebut.
Beberapa Aturan yang Perlu Diperhatikan Jamaah
Salah satu aturan yang ditekankan adalah larangan membagikan uang secara langsung di dalam area Masjid Nabawi. Penyaluran bantuan atau donasi dianjurkan melalui lembaga resmi yang telah ditunjuk oleh Pemerintah Arab Saudi.
Selain itu, jamaah juga diminta untuk tidak membawa tas besar maupun barang bawaan yang tidak diperlukan ke dalam masjid guna memudahkan pengaturan arus jamaah dan menjaga keamanan.
Pihak berwenang juga mengingatkan agar jamaah tidak membawa makanan dan minuman ke dalam area masjid maupun halamannya. Kebijakan ini bertujuan menjaga kebersihan dan kenyamanan seluruh pengunjung.
Dalam imbauan tersebut, jamaah juga diminta untuk tidak menggunakan stopkontak yang tersedia di area masjid untuk mengisi daya telepon genggam atau perangkat elektronik lainnya.
Utamakan Ibadah dan Jaga Ketertiban
Arab Saudi turut mengimbau jamaah agar lebih fokus beribadah dan tidak terlalu sibuk mengambil foto maupun video selama berada di Masjid Nabawi.
Jamaah juga diharapkan tidak duduk di koridor, jalur pejalan kaki, maupun area yang dapat menghambat pergerakan jamaah lain. Pada saat kondisi padat, jamaah diminta menghindari saling dorong dan selalu mengikuti arahan petugas keamanan.
Bagi jamaah yang membawa anak-anak, pengawasan orang tua sangat diperlukan agar tidak mengganggu kenyamanan jamaah lain yang sedang beribadah.
Selain itu, jamaah juga disarankan untuk tidak membawa uang tunai dalam jumlah besar saat berada di area masjid demi alasan keamanan.
Salat di Raudhah Tetap Memerlukan Reservasi
Bagi jamaah yang ingin beribadah di Raudhah, pihak otoritas Arab Saudi menegaskan bahwa reservasi melalui aplikasi resmi tetap menjadi syarat utama sebelum memasuki area tersebut.
Raudhah merupakan salah satu lokasi yang paling diminati jamaah karena memiliki keutamaan khusus. Rasulullah SAW bersabda bahwa area antara rumah dan mimbar beliau merupakan salah satu taman surga.
Karena tingginya minat jamaah dari seluruh dunia, sistem reservasi diterapkan untuk mengatur jumlah pengunjung dan menjaga kenyamanan selama beribadah.
Masjid Nabawi, Destinasi Spiritual Jutaan Umat Islam
Masjid Nabawi tidak hanya menjadi tempat pelaksanaan salat berjamaah, tetapi juga lokasi ziarah bagi umat Islam yang ingin menyampaikan salam kepada Rasulullah SAW serta berziarah ke makam Abu Bakar Ash-Shiddiq RA dan Umar bin Khattab RA.
Dengan jumlah pengunjung yang sangat besar setiap harinya, kepatuhan terhadap aturan yang berlaku menjadi bagian penting dalam menjaga suasana ibadah yang tertib dan nyaman bagi seluruh jamaah.
Oleh karena itu, jamaah haji maupun umrah diimbau untuk selalu mengikuti arahan petugas, menjaga adab selama berada di masjid, serta mengutamakan kekhusyukan dalam beribadah di salah satu tempat paling mulia dalam Islam.