Search

Jamaah Haji Hajar Aswad Jalani Lempar Jumrah dan Nafar Awal di Mina pada 11–12 Dzulhijjah 1447 H

Mina, 28–29 Mei 2026 — Sebanyak 73 Jamaah haji PT HAJAR ASWAD MUBAROQ melanjutkan rangkaian ibadah Hari Tasyrik di Mina dengan melaksanakan lempar jumrah Ula, Wustha, dan Aqabah pada 11 dan 12 Dzulhijjah 1447 H.

Prosesi pelemparan jumrah dilakukan dengan melempar masing-masing tujuh butir kerikil pada setiap jumrah sebagai bagian dari rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.

Sejak pagi hari, jamaah bergerak menuju area Jamarat secara tertib dan terorganisir dengan pendampingan petugas serta pembimbing ibadah.


Jamaah Jalani Ibadah dan Kajian Islam di Tenda Mina

Selain melaksanakan lempar jumrah, jamaah juga menjalani berbagai aktivitas ibadah di maktab atau tenda Mina.

Selama berada di Mina, jamaah memperbanyak dzikir, doa, membaca Al-Qur’an, dan mengikuti kajian Islam yang dilaksanakan secara bergantian bersama grup jamaah lainnya.

Suasana spiritual terasa sangat kuat di kawasan Mina karena jutaan jamaah dari berbagai negara tengah menjalani fase penting penyempurnaan ibadah haji.


Pelaksanaan Lempar Jumrah pada 11 dan 12 Dzulhijjah

Pada Kamis, 28 Mei 2026 atau 11 Dzulhijjah 1447 H, jamaah melaksanakan lempar jumrah Ula, Wustha, dan Aqabah dengan masing-masing tujuh lemparan kerikil.

Kemudian pada Jumat, 29 Mei 2026 atau 12 Dzulhijjah 1447 H, jamaah kembali melaksanakan prosesi lempar jumrah sebagai bagian dari rangkaian Hari Tasyrik kedua.

Pelaksanaan ibadah berlangsung khusyuk dengan pengawasan petugas dan pengaturan arus jamaah untuk menjaga keamanan dan kenyamanan selama proses ibadah berlangsung.


Jamaah Dijadwalkan Mengambil Nafar Awal

Setelah menyelesaikan rangkaian ibadah pada 12 Dzulhijjah, jamaah dijadwalkan mengambil nafar awal, yaitu meninggalkan Mina lebih awal setelah menyelesaikan kewajiban lempar jumrah pada Hari Tasyrik kedua.

Usai menyelesaikan seluruh rangkaian di Mina, jamaah selanjutnya akan kembali menuju apartemen transit di Makkah untuk melanjutkan agenda ibadah dan kegiatan berikutnya.

Jika memungkinkan, jamaah juga dijadwalkan melaksanakan shalat Jumat di area tenda Mina sebelum keberangkatan kembali menuju apartemen transit.


Hari Tasyrik Jadi Fase Penting dalam Ibadah Haji

Hari Tasyrik menjadi bagian penting dalam rangkaian puncak ibadah haji setelah jamaah menjalani wukuf di Arafah dan mabit di Muzdalifah.

Fase di Mina juga menjadi momentum bagi jamaah untuk memperkuat spiritualitas, memperbanyak ibadah, dan menyempurnakan perjalanan haji di Tanah Suci.


Jamaah Diimbau Menjaga Kesehatan dan Stamina

Di tengah suhu panas Arab Saudi dan tingginya mobilitas selama fase Mina, jamaah diimbau menjaga kondisi tubuh dengan memperbanyak konsumsi air mineral serta beristirahat yang cukup.

Tim medis dan petugas pendamping juga terus siaga memberikan pelayanan kesehatan guna memastikan jamaah dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan aman dan lancar.


Penutup

Pelaksanaan lempar jumrah dan nafar awal pada 11–12 Dzulhijjah 1447 H menjadi bagian penting dalam penyempurnaan ibadah haji jamaah di Tanah Suci.

Semoga seluruh jamaah diberikan kesehatan, kelancaran, dan kemudahan hingga seluruh rangkaian ibadah selesai dengan sempurna serta memperoleh predikat haji mabrur.

Search