Bank Syariah Mandiri (BSM) secara resmi menggandeng travel umrah dan haji PT Hajar Aswad Mubaroq sebagai penyedia layanan umrah.
Kerja sama ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman kedua belah pihak. Salah satu point kerja sama itu adalah BSM memberi kemudahan kepada nasabah dengan membuat produk berupa layanan dan tabungan umrah.
“Bagi masyarakat Solo dan sekitar silakan memanfaatkan kesempatan baik ini untuk mendapatkan harga khusus dengan pendaftaran melalui BSM,” kata Ajeng Mayangratih, Strategic Business Alliance Specialist Bank Syariah Mandiri (BSM).
Hal itu dikatakan di sela-sela sosialisasi produk layanan dan tabungan umrah di kantor BSM setempat, belum lama ini. Sejumlah mitra kerja BSM dan PT Hajar Aswad hadir dalam sosialisasi tersebut.
Pendiri sekaligus firektur utama PT Hajar Aswad, Retno Anugerah Andriyani mengapresiasi dan menyambut baik kerja sama itu. Menurut Retno, kerja sama itu berlaku bagi seluruh kantor cabang Hajar Aswad di Indonesia.
Selain kantor pusat Solo, Hajar Aswad punya lima kantor cabang, yakni di Sragen, Jogja, Semarang, Madiun, dan Riau. “Keuntungan mendaftar umrah melalui BSM, ada selisih lebih murah dari harga publish Hajar Aswad,” kata Retno.
Sebelumnya, General Manager PT Garuda Indonesia (Persero) Branch Office Solo Hendrawan bilang, potensi jamaah umrah di Jawa Tengah cukup besar. Tahun 2017 Garuda mengangkut sekitar 17 ribu jamaah dan 2018 meningkat menjadi 25 ribu jamaah.
Dia yakin, dengan penambahan rute penerbangan Solo-Madinah, maka jamaah yang akan diangkut akan lebih banyak lagi. Diperkirakan, potensi jamaah umrah di Jateng sekitar 40.000 setahun. Hanya saja, selama ini mereka ada yang berangkat dari Jakarta bahkan Singapura atau Kuala Lumpur.
“Dengan adanya penerbangan langsung dari Solo ke Jeddah dan Madinah, saya kira mereka bakal tertarik berangkat umrah dari Solo, sebab akan menekan waktu dan biaya. Apalagi dengan adanya tol yang mempercepat jalan darat maka akan makin mendukung,” kata dia.