Lebih dari 1.100 pemimpin dan anggota pramuka dikerahkan untuk membantu pelayanan jemaah di kawasan Dua Masjid Suci selama bulan Ramadan. Program sukarelawan ini digagas oleh Asosiasi Pramuka Arab Saudi sebagai bagian dari kegiatan pelayanan publik tahunan.
Kehadiran para relawan pramuka ini bertujuan mendukung kelancaran aktivitas ibadah di dua tempat suci umat Islam, yakni Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, yang setiap Ramadan dipadati jutaan jemaah dari berbagai negara.
Program tersebut berlangsung sepanjang bulan puasa dan menyasar jemaah umrah, jemaah salat, serta pengunjung yang datang untuk beribadah. Pelaksanaannya dilakukan melalui koordinasi dengan berbagai otoritas terkait, sebagaimana dilaporkan oleh Saudi Press Agency.
Tugas Pramuka Membantu Pengaturan Jemaah
Dalam pelaksanaannya, tim pramuka memiliki berbagai tugas penting untuk membantu kenyamanan jemaah. Mereka memberikan panduan arah kepada jemaah, membantu mengatur arus kerumunan, serta mendampingi kelompok rentan seperti lansia dan penyandang disabilitas.
Selain itu, para relawan juga memberikan bantuan kemanusiaan di sejumlah titik yang telah ditentukan di kawasan Dua Masjid Suci. Kehadiran mereka membantu memperlancar mobilitas jemaah yang datang dalam jumlah sangat besar selama Ramadan.
Relawan Mendapat Pelatihan Khusus
Sebelum ditugaskan di lapangan, seluruh anggota pramuka mengikuti program pelatihan dan persiapan intensif. Pelatihan ini bertujuan memastikan kesiapan operasional sekaligus menjaga kualitas layanan yang diberikan kepada para jemaah.
Asosiasi Pramuka Arab Saudi menegaskan bahwa kegiatan pelayanan ini dikelola dalam kerangka kerja organisasi yang terstruktur. Seluruh kegiatan relawan dijalankan berdasarkan rencana operasional yang jelas serta koordinasi antar lembaga terkait.
Program ini juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah Arab Saudi dalam meningkatkan pelayanan bagi para tamu Allah yang datang beribadah di Tanah Suci.
Lebih dari 43 Juta Jemaah Kunjungi Dua Masjid Suci
Lonjakan jumlah jemaah memang terlihat sejak awal Ramadan tahun ini. Otoritas Arab Saudi mencatat bahwa sebanyak 43.840.961 jemaah mengunjungi Masjidil Haram dan Masjid Nabawi selama 10 hari pertama Ramadan 1447 H.
Data tersebut dirilis oleh General Authority for the Care of the Affairs of the Grand Mosque and the Prophet’s Mosque pada 1 Maret 2026.
Di Masjidil Haram saja, tercatat sekitar 23.839.592 jemaah melaksanakan salat lima waktu dan Tarawih. Selain itu, 8.110.498 jemaah tercatat menunaikan ibadah umrah.
Dengan demikian, total kunjungan ke Masjidil Haram dalam 10 hari pertama Ramadan mencapai lebih dari 31,9 juta orang.
Sementara di Masjid Nabawi, tercatat 10.789.467 jemaah melaksanakan salat wajib dan Tarawih. Selain itu, 317.025 jemaah beribadah di area Raudhah serta 784.379 peziarah menyampaikan salam kepada Nabi Muhammad SAW dan dua sahabat beliau.
Ramadan Jadi Momentum Ibadah Umat Islam Dunia
Besarnya angka kunjungan tersebut menunjukkan tingginya antusiasme umat Islam dari berbagai negara untuk memanfaatkan momentum Ramadan beribadah di Tanah Suci.
Karena itu, keterlibatan relawan seperti pramuka menjadi salah satu faktor penting dalam membantu menjaga kelancaran aktivitas ibadah, terutama ketika jumlah jemaah meningkat drastis selama bulan suci.