Search

Setelah Pulang Umrah, Apa yang Sebaiknya Dipertahankan?

Perjalanan umrah akhirnya selesai. Jamaah kembali ke rumah dengan membawa banyak cerita dan pengalaman.

Namun, ada satu hal yang lebih penting daripada oleh-oleh. Hal tersebut adalah perubahan diri setelah kembali dari Tanah Suci.

Umrah seharusnya tidak berhenti ketika pesawat mendarat di Indonesia.

Pertahankan Shalat

Selama berada di Tanah Suci, banyak jamaah berusaha menjaga shalat dengan lebih baik.

Kebiasaan tersebut sebaiknya tetap dilanjutkan setelah pulang. Jangan sampai semangat beribadah hanya muncul ketika berada di Makkah dan Madinah.

Jadikan pengalaman di Tanah Suci sebagai awal untuk memperbaiki kualitas shalat.

Lanjutkan Membaca Al-Qur’an

Sebagian jamaah juga terbiasa membaca Al-Qur’an selama berada di Tanah Suci.

Kebiasaan tersebut dapat diteruskan di rumah. Tidak harus langsung membaca dalam jumlah banyak.

Mulailah dengan jumlah yang mampu dilakukan secara konsisten.

Jaga Lisan dan Sikap

Ibadah juga berkaitan dengan akhlak.

Setelah pulang umrah, usahakan tetap menjaga ucapan. Hindari kebiasaan membicarakan orang lain dan perkataan yang dapat menyakiti sesama.

Perubahan kecil dalam sikap dapat menjadi salah satu tanda bahwa perjalanan spiritual memberikan pengaruh dalam kehidupan.

Jangan Berhenti Bersyukur

Bisa berangkat umrah merupakan nikmat yang besar.

Karena itu, jangan lupa bersyukur kepada Allah SWT. Bersyukur bukan hanya dengan ucapan, tetapi juga dengan menggunakan kesempatan hidup untuk melakukan kebaikan.

Pertahankan Silaturahmi

Perjalanan umrah juga mempertemukan jamaah dengan banyak orang.

Setelah kembali, hubungan baik dengan sesama jamaah dapat tetap dijaga. Silaturahmi dapat menjadi bagian dari keberkahan perjalanan.

Umrah yang Mengubah Kehidupan

Tujuan perjalanan umrah bukan sekadar mendapatkan pengalaman. Ada harapan agar jamaah menjadi pribadi yang lebih baik.

Sepulang dari Tanah Suci, tantangan sebenarnya justru dimulai. Jamaah perlu menjaga semangat ibadah ketika kembali menghadapi rutinitas sehari-hari.

Karena itu, jangan menunggu kembali ke Tanah Suci untuk memperbaiki diri.

Mulailah dari rumah. Mulailah dari hal sederhana.

PT Hajar Aswad Mubaroq berharap setiap perjalanan bersama jamaah tidak berhenti pada kepulangan dari Tanah Suci. Semoga pengalaman tersebut menjadi awal dari kehidupan yang lebih dekat dengan Allah SWT.

Semoga Allah SWT menerima ibadah seluruh jamaah, mengampuni dosa-dosa, dan menganugerahkan umrah yang maqbulah dan mabrurah.

Aamiin ya Rabbal ‘alamin.

Search