
Mina, 29 Juni 2026 — Kawasan Mina kembali dipenuhi jutaan jamaah haji dari berbagai penjuru dunia selama pelaksanaan Hari Tasyrik musim haji 1447 H.
Sejak pagi hari, aktivitas jamaah terlihat sangat padat. Arus jamaah bergerak menuju area Jamarat untuk melaksanakan lempar jumrah sebagai bagian dari rangkaian ibadah haji.
Meski dipadati jutaan jamaah, suasana di Mina tetap berjalan tertib dengan pengaturan arus pergerakan dan pengawasan ketat dari petugas.
Mina Jadi Pusat Aktivitas Jamaah Haji
Selama Hari Tasyrik, Mina menjadi pusat aktivitas utama jamaah haji.
Selain menjalani prosesi lempar jumrah, jamaah juga melaksanakan mabit di Mina sambil memperbanyak ibadah seperti dzikir, membaca Al-Qur’an, dan doa bersama.
Area tenda jamaah tampak dipenuhi aktivitas spiritual yang berlangsung hampir sepanjang hari.
Banyak jamaah memanfaatkan waktu istirahat di tenda untuk menjaga stamina sebelum kembali menjalani rangkaian ibadah berikutnya.
Suasana Kebersamaan Terasa Sangat Kuat
Hari Tasyrik di Mina juga menghadirkan suasana kebersamaan yang sangat kuat di antara jamaah dari berbagai negara.
Meskipun berasal dari latar belakang budaya dan bahasa yang berbeda, seluruh jamaah menjalani ibadah dengan tujuan yang sama, yaitu mencari ridha Allah SWT dan menyempurnakan ibadah haji.
Pemandangan jutaan jamaah mengenakan pakaian ihram putih menciptakan suasana yang sangat khas dan penuh makna spiritual.
Jamaah Diimbau Tetap Menjaga Kesehatan
Di tengah suhu panas Arab Saudi, jamaah diimbau menjaga kondisi tubuh dengan memperbanyak konsumsi air putih dan menghindari aktivitas yang terlalu berat.
Tim medis dan petugas kesehatan juga terus siaga di berbagai titik untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi jamaah yang membutuhkan bantuan.
Kondisi fisik yang prima menjadi hal penting agar jamaah dapat menjalani seluruh rangkaian ibadah dengan lancar hingga akhir.
Hari Tasyrik Jadi Bagian Penting dalam Puncak Haji
Hari Tasyrik merupakan bagian penting dari fase Armuzna setelah jamaah menjalani wukuf di Arafah dan mabit di Muzdalifah.
Rangkaian ibadah di Mina menjadi salah satu fase paling padat sekaligus paling berkesan dalam perjalanan spiritual jamaah haji di Tanah Suci.